I hear the flower's kinda crying loud
The breeze's sound is sad
Oh no...
Tell me when did we become
So cold and empty inside
Lost a way long time ago
Did we really turn that blind
We don't see that we keep hurting each other no
All we do is just fight
Now we share the same bright sun, the same round moon
Why don't we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought
Hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we`ve left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let's pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you
Hold my hand....
Children seem like they've lost their smile
On the new blooded playgrounds
Oh no...
How could we ignore
heartbreaking crying sounds
And we're still going on
Like nobody really cares
And we just stopped feeling all the pain because
Like it's a daily basic affair
Now we share the same bright sun, the same round moon
Why don't we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought
Hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we`ve left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let's pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you
No matter how far I might be
I'm always gonne be your neighbour
There's only one small planet where to be
So I'm always gonna be your neighbour
We cannot hide, we can't deny
That we're always gonna be neighbours
Your neighbour, my neighbour
We're neighbours
So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind
So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we`ve left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let's pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you





Selasa, 05 Oktober 2010, 10:10 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,TEL AVIV--Seorang rabbi Yahudi menghalalkan wanita Israel untuk tidur dengan musuh saat menjalankan tugas intelijen demi keamanan Israel. Surat kabar terkemuka Israel, Yediot Aharonot, mengutip artikel yang ditulis oleh seorang rabbi yang juga pakar hukum Yahudi, Ari Shvat.

Rabbi itu mengatakan, wanita Israel boleh berhubungan seks dengan teroris untuk mendapatkan informasi yang dapat mengarah pada penangkapan para teroris itu. Dalam tulisannya, dia mencontohkan seorang mata-mata wanita Israel yang tak disebutkan namanya. Dengan judul tulisan 'Seks terlarang untuk Menjaga Keamanan Nasional', tulisan itu dimuat di sebuah jurnal yang diterbitkan sebuah lembaga studi agama di blok pemukiman Gush Etzion dekat Yerussalem.

Mengambil kisah dari Alkitab di mana seorang wanita menggoda pasukan musuh untuk mendapatkan informasi berharga. Merunut dari kisah itu, dia berpendapat, hal terbaik bila misi tersebut dipercayakan kepada perempuan bermoral.

Sementara dalam kasus seorang wanita harus menikah dengan pasukan musuh agar bisa dipercaya oleh musuh itu, Shvat menyarankan wanita itu pertama harus menceraikan suami yang sesungguhnya. Saran-saran ini tampaknya diberikan untuk badan intelijen Mossad. Perbuatan seperti ini dinilai sebagai pengecualian dari larangan berhubungan seks di luar perkawinan yang diajarkan Yahudi.


Selasa, 05 Oktober 2010, 10:10 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,TEL AVIV--Seorang rabbi Yahudi menghalalkan wanita Israel untuk tidur dengan musuh saat menjalankan tugas intelijen demi keamanan Israel. Surat kabar terkemuka Israel, Yediot Aharonot, mengutip artikel yang ditulis oleh seorang rabbi yang juga pakar hukum Yahudi, Ari Shvat.

Rabbi itu mengatakan, wanita Israel boleh berhubungan seks dengan teroris untuk mendapatkan informasi yang dapat mengarah pada penangkapan para teroris itu. Dalam tulisannya, dia mencontohkan seorang mata-mata wanita Israel yang tak disebutkan namanya. Dengan judul tulisan 'Seks terlarang untuk Menjaga Keamanan Nasional', tulisan itu dimuat di sebuah jurnal yang diterbitkan sebuah lembaga studi agama di blok pemukiman Gush Etzion dekat Yerussalem.

Mengambil kisah dari Alkitab di mana seorang wanita menggoda pasukan musuh untuk mendapatkan informasi berharga. Merunut dari kisah itu, dia berpendapat, hal terbaik bila misi tersebut dipercayakan kepada perempuan bermoral.

Sementara dalam kasus seorang wanita harus menikah dengan pasukan musuh agar bisa dipercaya oleh musuh itu, Shvat menyarankan wanita itu pertama harus menceraikan suami yang sesungguhnya. Saran-saran ini tampaknya diberikan untuk badan intelijen Mossad. Perbuatan seperti ini dinilai sebagai pengecualian dari larangan berhubungan seks di luar perkawinan yang diajarkan Yahudi.